Jakarta - Keberadaan para preman-preman di DKI Jakarta
kerap kali menimbulkan keresahkan masyarakat. Untuk mencegah hal
tersebut, Polres Metro Jakarta Utara menggelar razia preman dalam
Operasi Bina Kusuma 2015 di wilayah Jakarta Utara.
Razia
dilakukan pada Minggu (1/2/2015) dini hari dengan menyisir tempat-tempat
hiburan malam. Alhasil sebanyak 114 orang diamankan lantaran
terindikasi meresahkan masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Utara,
Kombes Mohammad Iqbal mengatakan dari 114 orang yang diamankan, 19 orang
ditahan lantaran kedapatan melakukan tindakan kekerasan dan memiliki
narkotika jenis sabu. Kemudian 95 orang terdiri dari pelaku judi togel,
pengedar miras, juru parkir liar, pak ogah, dan membawa senjata tajam.
"19
pelaku ditahan, di antaranya 13 orang kedapatan membawa sabu. Dari
pelaku polisi menyita barbuk berupa 23 paket sabu total seberat 23
gram," ujar Iqbal kepada wartawan, Minggu (1/2/2015).
Iqbal
menjelaskan, razia tersebut dilakukan untuk menindak dan mencegah tindak
kriminalitas ataupun segala sesuatu yang meresahkan masyarakat. Patroli
pun rutin dilakukan setiap malam minggu.
"Setiap malam minggu
hingga dini hari kami (polisi) selalu menggelar patroli. Kami akan
menindak pelaku yang kedapatan melakukan kegiatan yang meresahkan
masyarakat ataupun melanggar hukum," jelasnya.
Dalam razia
tersebut, selain menyita 23 gram sabu polisi juga menyita 8 alat hisap
sabu, 40 botol miras, uang tunai hasil judi togel senilai Rp 625 ribu
dan 13 senjata tajam yang terdiri dari keris, parang, katana dan belati
Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB
From Detik.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar